Melalui Capacity Building TP2DD se Provinsi Gorontalo, Pemkot Gorontalo bertekad wujudkan percepatan digitalisasi transaksi pajak dan retribusi

Senin, 25 Mei 2026. 10:50
Badan Pendapatan Kota Gorontalo

18 kali Berita ini dilihat

thumbnail

Pemerintah Kota Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan digitalisasi transaksi daerah melalui keikutsertaan pada kegiatan Capacity Building Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) bagi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 20 hingga 22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), mempercepat transformasi digital pelayanan publik, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di seluruh pemerintah daerah se-Provinsi Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo diwakili oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Gorontalo bersama dua orang pejabat terkait yang tergabung dalam TP2DD Kota Gorontalo. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Gorontalo dalam meningkatkan kapasitas aparatur serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan ekosistem digital daerah.

Selama pelaksanaan capacity building, peserta mendapatkan berbagai materi dan pemaparan dari unsur Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terkait strategi implementasi digitalisasi transaksi daerah, penguatan sistem pembayaran non tunai, serta inovasi layanan publik berbasis elektronik yang telah berhasil diterapkan di wilayah tersebut.

Tidak hanya mengikuti sesi materi, peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi yang telah menerapkan layanan berbasis digital dalam sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Samsat Kota Yogyakarta yang telah menerapkan sistem pembayaran digital secara terintegrasi, penerapan QRIS pada sistem transportasi umum, serta destinasi wisata di Yogyakarta yang telah memanfaatkan pembayaran digital dalam pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Gorontalo diharapkan dapat mengadopsi berbagai inovasi dan praktik baik yang telah diterapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, memperluas penggunaan transaksi non tunai, serta menekan potensi kebocoran penerimaan daerah melalui sistem pembayaran yang lebih transparan, efektif dan akuntabel.

Pemerintah Kota Gorontalo juga terus berkomitmen mendukung program nasional percepatan digitalisasi daerah melalui penguatan peran TP2DD sebagai motor penggerak transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah, khususnya dalam optimalisasi penerimaan daerah dan peningkatan kemudahan layanan kepada masyarakat.