Launching Program SI JONI ( Sistem Informasi Juru Parkir Online Terintegrasi )

Senin, 5 Januari 2026. 10:36
Badan Pendapatan Kota Gorontalo

84 kali Berita ini dilihat

thumbnail

Pemerintah Kota Gorontalo resmi meluncurkan Program SI JONI (Sistem Informasi Juru Parkir Online Terintegrasi) sebagai langkah strategis dalam mendorong digitalisasi layanan publik sekaligus optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kegiatan launching yang dilaksanakan pada 5 Januari 2026 ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Hi. Adhan Dambea dan kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo beserta jajarannnya, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan kuat terhadap transformasi digital yang tengah digencarkan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Gorontalo menyampaikan bahwa program ini merupakan inovasi penting dalam tata kelola parkir yang lebih transparan, akuntabel, dan modern. Melalui sistem ini, seluruh aktivitas juru parkir akan terintegrasi secara digital, mulai dari pencatatan transaksi hingga pelaporan pendapatan, sehingga dapat meminimalisir potensi kebocoran retribusi parkir dan mekanisme pembayaran bisa dilakukan secara berlangganan.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa implementasi program parkir ini tidak hanya bertujuan meningkatkan PAD, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran parkir secara non-tunai. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ekosistem transaksi digital serta memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia dalam program elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Dengan diluncurkannya SI JONI yang di integrasikan dengan parkir berlangganan, Pemerintah Kota Gorontalo optimis dapat menghadirkan sistem pengelolaan parkir yang lebih tertib, efisien, dan berdaya saing, sekaligus menjadi contoh inovasi daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital di Indonesia.